Minggu, 08 September 2019

Ubi Jalar Langkah Efektif Mengatasi Asam Urat Parah

Ubi Jalar Langkah Efektif Mengatasi Asam Urat Parah


Mungkin dahulu namanya asam urat (gout) atau bahasa awamnya encok identik sebagai riwayat penyakit orang tua, tapi sekarang generasi milenial yang memiliki rentang usia 25-38 tahun cukup berpeluang terserang kondisi ini. Ketika itu terjadi setiap penderita asam urat seringkali mencemaskan gejala diantaranya sendi bengkak memerah, terasa panas hingga nyeri sulit tertahankan.

Kadar asam urat tinggi akan merusak bagian sikut, lengan, pergelangan tangan, jari tangan, hingga lutut, pergelangan kaki, telapak dan jari kaki. Produksi asam urat berlebihan dalam darah pantang disepelekan karena kristal padat yang terbentuk di persendian akan membawa berbagai keluhan kesehatan setelah tidak terbuang melalui feses dan urine.

Direktur medis Arthritis Research UK Profesor Alan Silman mengatakan bahwa inti meningkatnya kasus asam urat kaum anak muda terletak pada kelebihan berat badan / obesitas. Kemudian gemar konsumsi makanan bergula, menyantap daging merah, makanan berlemak jenuh (gorengan), merokok, meminum alkohol juga beberapa andil besar penyebab masalah asam urat.

Beliau menambahkan mereka cenderung kurang sadar terhadap kesehatan diri sendiri. Karena menganggap masih muda, maka banyak yang sengaja memakan maupun melakukan segala yang disukainya.



Pengobatan asam urat tidak begitu merepotkan apalagi berisiko efek samping. Hanya memakai bahan alami di sekitar kita, maka anda bisa melepas belenggu lonjakan asam urat.

Persiapkan:
  • 200 gram ubi jalar merah
  • 5 butir cengkeh
  • 1 ruas jari kayu manis
  • 15 gram jahe merah
  • 5 butir kapulaga
  • 10 butir merica
  • Gula merah secukupnya
Cara membuat:
  • Cuci bersih kulit ubi, jika perlu disikat sedikit sebelumnya
  • Rebus langsung semua bahan dengan setengah liter air
  • Minum airnya 2x sehari
  • Ubinya bisa dimakan
Keterangan:
Kulit luar ubi mengandung asam kafeik yang bersifat antioksidan tangguh, perisai serangan virus dan cegah kanker.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar